Rabu, 28 Oktober 2009

KEKUASAAN MENURUT FRENCH & RAVEN


KEKUASAAN MENURUT FRENCH & RAVEN

Nama : Arfianto Catur Iskandar

Npm : 10507024

Kelas : 3 PA 05

1. Coercive Power : Kekuasaan yang bersifat negatif atau kuasa dendaan. ini biasanya berbentuk hukuman.

Contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yaitu siswa SMP yang tidak mengerjakan PRnya menerima hukuman berdiri didepan kelas oleh gurunya dan siswa SMP tersebut melaksanakan hukuman dari gurunya itu karena merasa takut apabila menentang gurunya tersebut. Perilaku yang dilakukan oleh siswa SMP itu masuk ke dalam teori Obedience yaitu perilaku yang didasarkan atas tuntutan dari seseorang secara langsung untuk melakukan sesuatu.

2. Insentif Power : Kekuasaan yang bersifat positif dan berdasarkan kemampuan untuk membagikan imbalan sebagai hadiah bagi orang lain dan tidak hanya berupa uang (tidak hanya bersifat materialistis)

Contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yaitu Seorang Mahasiswa Universitas Gunadarma dalam mengikuti kegiatan akademinya mendapatkan prestasi belajarnya setiap tahun meningkat sehingga mendapatkan nilai yang sangat memuaskan, dan karna prestasi belajarnya meningkat maka dari pihak kampus memberikan imbalan berupa Beasiswa untuk Mahasiswanya yang berprestasi itu.

3. Legitimate Power : Kekusaan yang diterima hasil dari seseorang karena masuk ke dalam suatu organisasi & memiliki wewenang/sah.

Contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yaitu Polisi lalu lintas yang menilang para pengguna kendaraan bermotor yang tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

4. Expert Power : Kekuasaan yang berdasarkan atas keahlian khusus atau pengetahuan yang dimiliki seseorang

Contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yaitu Karena saya mengetahui bahwa ibu saya memiliki pengetahuan dan keahlian dalam bidang menjahit sehingga apabila baju atau celana saya robek, maka saya akan memberitahu kepada ibu saya dan minta tolong agar untuk memperbaikinya dengan menjahitkannya.

5. Refferent Power : Kekuasaan yang didapat berdasarkan atas kepemilikan sumber daya atau ciri pribadi yang dimiliki oleh seseorang.

Contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yaitu Para fans grup band UNGU rela untuk berjoget-joget sambil bernyanyi mengikuti alunan musik walaupun berdesak-desakan di bawah terik panasnya sang idolanya itu

TEORI KEKUASAAN

Tugas Psikologi Manajemen

KEKUASAAN

Nama : Arfianto Catur Iskandar

Npm : 10507024

Kelas : 3 PA 05

1. Wewenang merupakan unsur kekuasaan yang resmi dan memiliki tanda legitimasi.

· Contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari yaitu waktu saya terlambat datang praktikum komputer lalu koordinator aslab praktikum tidak mengizinkan saya untuk masuk keruang aslab dikarenakan terlambat. Kemudian saya diberikan kesempatan untuk menanyakan kepada ketua aslab agar saya bisa mendapatkan izin masuk praktikum. Karena koordinator aslab memiliki wewenang resmi dari pihak kampus sebagai koordinator praktikum maka ia berhak untuk mengizinkan saya mengikuti praktikum atau tidak. Setelah saya menemui ketua aslab maka saya diperbolehkan masuk untuk mengikuti praktikum dengan berjanji saya tidak boleh lagi datang terlambat.

· Teori seperti ini masuk ke dalam teori psikologi sosial yaitu Obedience, perilaku obedience ini yaitu perilaku patuh karena adanya tuntutan dari pihak yang memiliki kekuasaan tertentu sehingga perilaku seseorang merespon karena adanya permintaan langsung atau tuntutan.

2. Paksaan, ancaman, ataupun tekanan merupakan unsur dari kekuasaan yang bersifat ilegal atau tidak resmi.

· Contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari yaitu waktu saya sekolah SMP, saya bertemu dengan sekelompok remaja yang sedang nongkrong di dekat lingkungan sekolahan. Sewaktu saya dan teman saya sedang berjalan menuju kesekolah tiba-tiba remaja tersebut menghadang jalan kami, lalu ia meminta uang (memalak) kepada saya dan teman saya dengan cara mengancam. Karena saya takut dengan sekelompok remaja tersebut saya pun memberikan uang agar saya merasa aman dari gangguannya untuk berangkat kesekolah.

· Teori ini masuk dalam teori Obedience, karena remaja tersebut meminta uang (memalak) kepada saya dengan ancaman maka bentuk tersebut sebagai premanisme.

3. Manipulatif merupakan unsur kekuasaan yang bersifat licik dengan cara menipu orang lain agar merasa tertarik.

· Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yaitu seseorang yang ingin memiliki suatu pekerjaan namun orang tersebut tidak memiliki ijazah akademik sebagai persyaratan agar bisa diterima oleh perusahaan itu, namun orang tersebut mengambil jalan pintas dengan membuat ijazah palsu agar bisa memenuhi syarat untuk melamar dan mendapatkan pekerjaan di perusahaan itu sebagai karyawan baru.

4. Kerjasama merupakan unsur kekuasaan yang bersifat kelompok sehingga

mempermudah untuk merubah perilaku seseorang.

· Contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yaitu Perusahaan Otomotif yang bekerja sama dengan TV swasta untuk membuat suatu konsep acara launching motor di TV. Dengan adanya bekerjasama maka akan merubah perilaku satu sama lain untuk keberhasilan acara tersebut.

5. Penilaian prestasi kerja meupakan unsur kekuasaan yang berdasarkan prestasi yang

dimiliki seseorang sehingga dapat mempengaruhi perilaku individu lainnya.

· Contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yaitu seorang atasan perusahaan yang memperhatikan atau memantau kinerja para karyawannya sehingga para karyawannya tersebut meningkatkan kualitas kerjanya yang sangat baik.